Polisi Brutalitas di Amerika Serikat

Kita hidup di dunia yang penuh ketakutan dan ketidakpastian. Munculnya serangan 9/11 di Amerika Serikat telah menciptakan ketakutan dan ketidakpastian ini. Ini telah menyebabkan undang-undang, legislasi, dan penegakan hukum yang lebih ketat untuk memastikan bahwa kehidupan setiap warga negara di negara kita tidak dipertaruhkan.

Hari ini, kita bisa melihat penegak hukum di mana-mana. Kami melihat kepala polisi berkeliling dan memeriksa semua sudut kota kami untuk memastikan bahwa rasa takut dan ketidakpastian kami hilang. Dalam skenario ini mereka memainkan peran mereka sebagai pelopor rakyat.

Ada saatnya, bagaimanapun, bahwa ini tidak terjadi. Karena tugas mereka yang berlebihan untuk memastikan keamanan sebagai akibat dari 9/11, polisi cenderung melakukan segalanya untuk menghilangkan semua kejahatan yang mengganggu negara dan seluruh dunia secara keseluruhan. Sisi lain dari koin dalam sikap baru polisi ini adalah kebrutalan polisi. Kami sering melihat kasus kebrutalan polisi di televisi saat ini. Statistik menunjukkan bahwa itu telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Departemen Kehakiman, kasus-kasus di mana polisi, penjaga penjara dan penegak hukum lainnya telah menggunakan kekuatan yang berlebihan untuk melanggar hak-hak sipil korban telah melihat peningkatan selama tujuh tahun terakhir. Di Chicago saja ada lebih dari 10.000 pengaduan yang diajukan terhadap petugas polisi antara tahun 2002 dan 2004. Namun dari kasus-kasus pengaduan tersebut, hanya 18 yang mengarah ke tindakan disipliner yang berarti. Lebih lanjut Di Milwaukee tahun lalu, Frank Jude dan Lovell Harris secara brutal dipukuli oleh tiga petugas polisi yang tidak dihukum. Hal ini menyebabkan kemarahan publik di kota.

Kembali ke Chicago, kebrutalan polisi yang diprakarsai oleh polisi benar-benar menjadi masalah yang memprihatinkan. Menurut laporan Universitas Chicago yang berjudul "Sistem Rusak Departemen Kepolisian Chicago", petugas polisi di Chicago menerima lebih banyak keluhan kebrutalan polisi per petugas polisi daripada rata-rata nasional. Tidak mengherankan jika Amnesty International menggunakan tingkat insiden kebrutalan polisi yang tinggi di Chicago untuk mendiskreditkannya sebagai tuan rumah dari Olimpiade Musim Panas 2016.

Kebrutalan polisi hanyalah salah satu bentuk kesalahan polisi. Ini adalah masalah serius yang dihadapi tidak hanya di Chicago tetapi kota-kota lain di Amerika Serikat. Meskipun cukup sulit untuk menghukum petugas kepolisian karena kebrutalan polisi, mendapatkan pengacara pembelata hak-hak sipil yang baik dan berpengalaman mungkin merupakan kunci keberhasilan keyakinan atau tindakan disipliner bagi para pelaku.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *